Showing posts with label Dewan Kerja. Show all posts
Showing posts with label Dewan Kerja. Show all posts

Tingkatkan Pengelolaan Dewan Kerja, Kwarda Riau Adakan Kursus Pengelola Dewan Kerja

Wakil Gubernur Riau Kak Edy Natar Nasution memasang tanda peserta kepada perwakilan peserta sebagai tanda dibukanya KPDK se-Daerah Riau, Jum'at (26/11/2021) malam di Balai Serindit Gedung Daerah Riau




Kwardariau.or.id, Pekanbaru – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau melalui Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega atau Dewan Kerja Daerah menyelenggarakan Kursus Pengelola Dewan Kerja (KPDK) se-Daerah Riau pada tanggal 25 s.d 28 November 2021 bertempat di Hotel Angkasa Garden Pekanbaru. Wakil Gubernur Riau H. Edy Natar Nasution selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Riau membuka acara KPDK pada Jum’at (26/11/2021) malam bertempat di Balai Serindit Gedung Daerah Riau.

Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka yang diwakili oleh Wakil Ketua/Ketua Komisi Kehumasan dan Informatika Berthold DH Sinaulan dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual mengajak peserta dan penyelenggara KPDK Daerah Riau agar memanfaatkan kursus sebagai sarana peningkatan pengetahuan dan kemampuan mengelola dewan kerja baik di tingkat Daerah, Cabang, sampai ke tingkat ranting.

“melalui kursus ini pula, diharapkan adik-adik dapat menjadi kader pemimpin masa depan, baik di bidang pemerintahan, swasta maupun di bidang lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara” kata Berthold.  

Beliau juga menyampaikan pesan Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka pada apel besar Hari Pramuka ke-60 yang lalu antara lain mengatakan agar seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk giat belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi setinggi-tingginya, selalu adaptif mengejar kemajuan teknologi, mengikuti perkembangan zaman dengan cepat, fleksibel dan harus cerdik tapi jangan pernah lupa dengan identitas bangsa membangun karakter kebangsaan yang kokoh, mengamalkan nilai-nilai Pancasila yang sejati, menjaga NKRI dan juga merawat kebhinekaan. 


Wakil Gubernur Riau H. Edy Natar Nasution dalam sambutannya menyampaikan beliau terus mendapat laporan bahwa Gerakan Pramuka di Riau rutin melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi generasi muda di daerah Riau. 

“Meskipun dengan keterbatasan akibat pandemi Covid-19, saya mengharapkan Gerakan Pramuka khususnya di Propinsi Riau menjadi garda terdepan dalam usaha pembinaan generasi muda terutama di daerah Riau” katanya.

“Apalagi di usia yang ke-60 ini saya mengharapkan Gerakan Pramuka menjadi tetap yang “terdepan bergerak”  dalam menghadapi masalah-masalah kaum muda, sosial masyarakat serta “berbakti tanpa henti” bahu membahu bersama pemerintah di tengah-tengah masyarakat berdampak pandemi saat ini” tambah mantan Danrem 031 Wirabima ini.

Ketua Kwarda Riau HM Azaly Djohan mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah Provinsi Riau yang terus mendukung dan membantu dalam pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka, khususnya di daerah Riau selama ini.


Ketua Kwarda Riau Kak HM Azaly Djohan menyerahkan tunggul latihan kepada Ketua Tim Pelatih KPDK se-Daerah Riau Herry Syahrial pada pembukaan kegiatan, Jum'at (26/11/2021) di Balai Serindit Gedung Daerah Riau

“Kami berharap bimbingan dan perhatian yang telah diberikan tentu lebih baik lagi, agar pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka di Propinsi Riau menjadi terbaik” katanya.

“Harapan kami, perhatian tersebut dapat terus ditingkatkan dari tahun ke tahun agar pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka di daerah Riau dapat terus dilaksanakan sehingga anak-anak muda kita tumbuh dengan jiwa dan karakter yang kuat, mandiri, inovatif serta kreatif” harap beliau.

Ketua Sangga Kerja KPDK se-Daerah Riau Raka Teguh Pratama dalam laporannya menyampaikan tujuan diadakannya KPDK adalah membina, mengembangkan persaudaraan dan persatuan di kalangan Pramuka Penegak dan Pandega serta Dewan Kerja diharapkan dapat melaksanakan tugasnya antara lain mengarahkan, menambah wawasan, serta mengasah kemampuan anggota dewan kerja dalam merencanakan, mengorganisasikan dan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya di Kwartir dan wilayah kerjanya.

“peserta KPDK Daerah Riau tahun 2021 merupakan anggota Dewan Kerja Cabang se-Daerah Riau dengan komposisi yang telah disesuaikan sebagai berikut Indragiri Hulu 4 orang, Indragiri Hilir 4 orang, Kampar 3 orang, Bengkalis 3 orang, Kota Dumai 4 orang, Kota Pekanbaru 3 orang, Kuantan Singingi tidak mengutus, Rokan Hulu 3 orang, Siak 3 orang, Rokan Hilir tidak mengutus, Pelalawan 3 orang, Kepulauan Meranti 3 orang dan Dewan Kerja Daerah Riau 3 orang” kata Raka.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemasangan tanda peserta oleh Wakil Gubernur Riau kepada perwakilan peserta dan penyerahan tunggul latihan oleh Ketua Kwarda Riau kepada Ketua Tim Pelatih KPDK Herry Syahrial.

Penulis : Kak Irwan Yuliadi 


Kwarda Gerakan Pramuka Riau ikut serta JOTA ke-84 dan JOTI ke-42

Kwarda Gerakan Pramuka Riau ikut serta JOTA ke-84 dan JOTI ke-42

Kwardariau.or.id, Pekanbaru - Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Riau melalui Dewan Kerja Daerah Riau ikut serta pada kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) ke-84 dan Jamboree on the Internet (JOTI) ke-42 yang digelar oleh Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 15 s.d 17 Oktober 2021.

Ketua Sangga Kerja Nahwan Adip Marion dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan kegiatan JOTA dan JOTI tingkat Kwarda Riau dilaksanakan di Bumi Perkemahan Pusdiklatda Riau dan Kantor ORARI Daerah Riau.

“Kegiatan diikuti oleh Dewan Kerja dan Pramuka Penegak dan Pandega yang merupakan utusan 7 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Daerah Riau yakni Kota Pekanbaru, Kampar, Bengkalis, Siak, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Kepulauan Meranti” kata Nahwan.  

“Kegiatan JOTA dan JOTI terdiri dari kegiatan edukasi mengenai JOTA dan JOTI, materi desain media dan praktik, fox hunting dan Jojo bercerita” tambahnya.

Ketua Harian Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Riau Kak Masrul Kasmy dalam sambutannya pada pembukaan menyampaikan kegiatan JOTA dan JOTI merupakan ajang menjalin komunikasi untuk mempererat rasa persaudaraan sesama anggota Pramuka di seluruh dunia.

“Disamping mempererat tali persaudaraan, kegiatan ini juga bermaksud memperkenalkan beberapa tekhnologi yang harus dikuasai oleh anggota Pramuka” kata Kak Masrul.

“Hal ini juga tercantum dalam pengisian Syarat Kecakapan Umum bagi setiap anggota Pramuka dan merupakan metode dalam pembinaan dan pengembangan pendidikan Kepramukaan” tambahnya.

“Kegiatan ini bagi Gerakan Pramuka merupakan suatu alat bagi adik-adik untuk melatih kemandirian, mengembangkan rasa percaya diri, sarana bersosialisasi, serta mengembangkan latihan yang diperoleh selama di Gugusdepan” jelasnya.

“Meskipun komunikasi ini khususnya radio amatir  terbilang tekhnologi yang cukup lama, namun bagi anggota Pramuka haruslah dikuasai, apalagi terbukti komunikasi ini sangat efektif dalam kegiatan-kegiatan penanggulangan bencana sehingga sangatlah tepat diaplikasikan dalam Program Pramuka Peduli” ujar mantan Penjabat Sekda Provinsi Riau ini.

“Harapan kita dengan aktif mengikuti kegiatan Kepramukaan yang diselenggarakan secara menarik, menantang, edukatif dan rekreatif, kaum muda Indonesia bukan saja dapat terhindar dari berbagai masalah sosial, tetapi yang terpenting lagi dapat  berperan aktif dalam turut mencegah tersebar luasnya berbagai masalah sosial kaum muda tersebut” harapnya.

“Untuk itu, ikutilah kegiatan yang dikelola oleh adik-adik DKD ini dengan penuh semangat dan penuh disiplin, sehingga mencapai hasil yang maksimal dan diharapkan bagi kita semua” tambahnya.

“Kepada pimpinan ORARI Lokal Daerah Riau, saya juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan dan kerjasamanya dalam mensukseskan kegiatan JOTA dan JOTI sehingga berjalan dengan baik, sukses dan lancar” ujarnya. 

“Perlu Kakak sampaikan bahwa dalam masa ini kita minta tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan” tegasnya.

Hadir saat pembukaan kegiatan, Sekretaris Mabida Riau Kak Indrawansyah, Anggota Mabida Harian Kak Prof. Soewardi MS, Wakil Ketua Kwarda Kak Jon Haril, Sekretaris Kak Indra Irianto, Ketua ORARI Lokal Daerah Riau Pak Wan Anwar, Andalan Kwarda dan Pengurus DKD Riau.

Penulis:Irwan Yuliadi : Humas Kwarda Riau

Ikuti JOTA dan JOTI, Anggota Pramuka Riau dapat berkomunikasi dengan anggota Pramuka dari 13 Negara, 20 Kwarda dan 27 Kwarcab

Anggota Dewan Kerja Daerah Riau/peserta JOTA Ade Ruslan saat berkomunikasi dengan anggota Pramuka dari daerah lain melalui perangkat amatir radio pada kegiatan Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke-83 di Kantor ORARI Daerah Riau

Sesuai surat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka nomor : 0358-00-N tentang pelaksanaan kegiatan JOTA Nasional ke-83 dan JOTI Nasional ke-41, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke-83 dan Jamboree On The Internet (JOTI) Nasional ke-41 yang dilaksanakan pada tanggal 16 s.d 18 Oktober 2020 bertempat di Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta. Kegiatan diikuti oleh anggota Gerakan Pramuka yang terhimpun di dalam 34 Kwartir Daerah se-Indonesia dan anggota Pramuka dari seluruh dunia. Anggota Gerakan Pramuka berkomunikasi melalui perangkat amatir radio dan hubungan internet secara daring mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tema yang diambil adalah Gerakan Pramuka sebagai pelopor kedisiplinan dan kepedulian nasional di masa pandemi covid-19.

Kwartir Daerah Riau melalui Dewan Kerja Daerah ikut berpartisipasi pada kegiatan JOTA JOTI dengan mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari Pembukaan sampai ke Penutupan kegiatan. Kegiatan JOTA JOTI dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Nasional yang diwakili oleh Wakil Ketua/Ketua Komisi SAKA, SAKO, dan Gugus Darma Kak Kingkin Suroso secara daring melalui zoom meeting pada Jum’at sore (16/10/2020). Ketua Kwarda Riau yang diwakili oleh Andalan bidang bina muda Kak Herry Syahrial bersama Pengurus ORARI Daerah Riau, Dewan Kerja Daerah Riau, Kepala SMK Labor, peserta JOTA JOTI dan undangan antusias mengikuti pembukaan JOTA JOTI dari SMK Labor binaan FKIP Universitas Riau. Acara pembukaan JOTA JOTI ditandai dengan QSO perdana Waka Kwarnas / Ketua Komisi Bina Muda Kak Supriyadi bersama Kwarda Banten dari Stasiun Induk Pengawas dan Pengendali JOTA (YHOJ) dan Stasiun Induk JOTI dengan melakukan chatting perdana bersama Kwarda Riau.

Sebagaimana dikutip dari lawan web Pramuka.id, Ketua Kwarnas Kak Budi Waseso dalam sambutan yang dibacakan oleh Kak Kingkin Suroso mengatakan melalui JOTA dan JOTI Pramuka harus terus mengembangkan dua gerakan yang telah diarahkan oleh Bapak Presiden RI selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka yaitu Gerakan Kedisiplinan Nasional dan Gerakan Kepedulian Nasional.

Melalui Gerakan Kedisiplinan Nasional, para Pramuka diharapkan dapat menjadi contoh perilaku disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan di mana pun berada. Mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin, menggunakan masker, dan menjaga jarak di keramaian. Sementara, melalui Gerakan Kepedulian Nasional, para Pramuka diharapkan untuk terus peduli membantu sesama warga masyarakat yang mengalami kesulitan di tengah pandemi Covid-19 ini.

“ terus berdisiplin mematuhi protokol kesehatan dan sekaligus terus peduli pada sesama, menumbuhkan sikap empati, siap menolong mereka yang membutuhkan. Ini juga menjadi cara dan sikap kita sebagai Pramuka yang selalu siap membela bangsa dan negaranya,” Ujar Kak Kingkin.

“ Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika serta ORARI Pusat dan ORARI Daerah yang telah menjalin kerjasama dengan kami sejak tahun 1976 atau 44 tahun lalu.” Pungkasnya

Sementara Ketua DKD Riau, Jubahrudin menyampaikan stasiun JOTA Kwarda Riau berada di Kantor ORARI Daerah Riau dengan Call Sign YH5NJA sedangkan stasiun JOTI Kwarda Riau berada di SMK Labor Binaan FKIP Universitas Riau. Selain mengikuti rangkaian kegiatan JOTA JOTI dari Kwarnas, Dewan Kerja Daerah Riau juga melaksanakan berbagai kegiatan dalam rangka mensukseskan kegiatan JOTA JOTI seperti pemberian materi oleh Instruktur JOTA dari Pengurus ORARI Daerah Riau tentang amatir satelit, komunikasi radio amatir, simulasi kegiatan menggunakan alat komunikasi HT, pemberian materi oleh Instruktur JOTI dari SMK Labor tentang chatting via scoutlink, video call via zoom meeting, activity in sosial media (facebook, twitter, blog, etc).

“Ada 20 Kwarda dan 27 Kwarcab yang dapat terhubung oleh peserta JOTA Kwarda Riau dalam komunikasi melalui radio amatir, yakni dari Kwartir Daerah Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, D.I. Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua sedangkan Kwartir Cabang dari Balikpapan, Batam, Bandung, Bekasi, Bogor, Cianjur, Deli Serdang, Denpasar, Jakarta Utara, Jayapura, Jember, Jombang, Kebumen, Majalengka, Malang, Malinau, Padang Panjang, Pare-pare, Payakumbuh, Pemalang, Pelalawan, Polewali, Selatpanjang, Serang, Sukabumi, Tanjungpinang, Tulung Agung”, kata Jubahrudin.

“Sedangkan untuk JOTI, peserta dari Kwarda Riau dapat berkomunikasi melalui internet sebanyak 13 Negara dan 19 Kwartir Daerah, untuk Negara ada dari Malaysia, Bolivia, Kolombia, Peru, Kosta Rika, Inggris, Switzerland, Australia, Italia, Venezuela, Sri Lanka, Denmark dan Jamaika, untuk Kwarda ada dari Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, D.I. Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Gorontalo dan Nusa Tenggara Barat” tambah Jubahrudin.

Jamboree On The Air (JOTA) Nasional ke-83 dan Jamboree On The Internet (JOTI) Nasional ke-41 secara resmi ditutup oleh Ketua Kwarnas yang diwakili oleh Waka Kwarnas/Ketua Komisi Bina Muda Kak Supriyadi di Stasiun Induk Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Aula Tirta Teja Taman Rekreasi Wiladatika Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (18/10/20) sore. Acara penutupan ditandai dengan Kak Supriyadi menutup QSO terakhir bersama kwarda NTB dari Stasiun Induk Pengawas dan Pengendali JOTA (YHOJ) dan Stasiun Induk JOTI dengan melakukan chatting penutupan pada channel Indonesian 02.

Ketua Kwarnas Kak Budi Waseso dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kak Supriyadi menyampaikan “Apabila Gerakan Pramuka ingin selalu menjadi pilihan utama kaum muda ingin berorganisasi dan menempa sebagai kader bangsa, mestinya kegiatan semacam ini dengan memanfaatkan teknologi tinggi (hightech) dapat sering dilakukan. Tidak selalu harus secara formal seperti hari ini, tetapi dalam kegiatan keseharian juga dapat dilakukan terutama dengan melibatkan Gudep dan Kwartir dan berbagai pihak yang telah memiliki sarana radio komunikasi, komputer, telepon dan sebagainya,” ujar Kak Supri.

Ka Kwarnas menambahkan dalam era globalisasi dewasa ini, hendaknya Gerakan Pramuka secara bertahap dapat memanfaatkan teknologi tinggi ini. Berbagai materi kepramukaan dengan metodenya yang khas dapat ditampilkan dalam bentuk website, SMS, WhatsApp ataupun tampilan lainnya sesuai dengan kemampuan yang kita miliki. Kita juga memprihatinkan banyaknya situs-situs porno, situs yang mengandung unsur prostitusi, pedofilia, kekerasan dan sebagainya. Di sinilah peran para Pembina Pramuka agar dapat membina adik-adiknya secara arif dalam berkomunikasi internet secara baik dan bermanfaat dalam meningkatkan keterampilan yang dilandasi dengan imtaq dan iptek.

Di akhir acara, penutupan JOTA JOTI Kwarda Riau ditandai dengan pelepasan tanda peserta, pemasangan tanda ikut serta kegiatan JOTA JOTI, pemberian piagam penghargaan kepada ORARI Daerah Riau, SMK Labor Binaan FKIP UNRI, Instruktur JOTA dan JOTI atas bantuan dan kerjasamanya dalam mensukseskan keikutsertaan Kwarda Riau dan pemberian hadiah kepada kelompok terbaik 1 s.d 4. Pada penutupan JOTA JOTI Nasional, turut hadir Wakil Ketua Kwarda Riau bidang abdimasgana dan lh Kak Joko Pujiono, Andalan bidang bina muda Kak Herry Syahrial, Kepala SMK Labor Bapak Hendripides, Pengurus ORARI Daerah Riau, Pengurus DKD Riau, dan peserta JOTA JOTI Nasional.

Matangkan pelaksanaan program kerja tahun 2020, DKD Riau konsultasi dengan Wakabinamuda

PEKANBARU, KWARDARIAU.ORG - Tahun 2020 tinggal menyisakan 4 bulan lagi, tentunya di masa covid-19 segala sesuatunya terkait pelaksanaan program kerja harus disesuaikan. Dewan Kerja Daerah Riau sebagai Badan Kelengkapan Kwarda Riau melaksanakan konsultasi dengan Wakil Ketua bidang pembinaan anggota muda Kak Jon Haril di ruang rapat Kwarda Riau pada Selasa, 1/09/2020

Wakil Ketua Kwarda Riau bidang pembinaan anggota muda Kak Jon Haril memimpin pertemuan dengan Dewan Kerja Daerah Riau pada Selasa, 01/09/2020 di Ruang Rapat Kantor Kwarda Riau

Konsultasi dilaksanakan dalam rangka mematangkan pelaksanaan program kerja DKD Riau tahun 2020. Hadir dari Andalan Bidang Binamuda Kak Rasul Pratama, Kepala Kantor Kwarda Riau Kak Erianto, Staf Kak Ajis Putra dan Kak Mastomi serta beberapa orang Pengurus DKD Riau.

Berdasarkan informasi dari Kak Mastomi, dari hasil rapat konsultasi ada beberapa kegiatan DKD Riau yang akan dilaksanakan yakni Jamboree On The Air (JOTA), Jamboree On The Internet (JOTI) pada bulan Oktober 2020 menunggu petunjuk pelaksanaan dari Kwartir Nasional, Perkemahan Dewan Kerja se-Daerah Riau dan satu kegiatan partisipasi Perkemahan Bela Negara tingkat Nasional yang seyogyanya dilaksanakan pada tahun 2020 ditunda ke tahun 2021.

Selain membahas pelaksanaan program kerja DKD Riau tahun 2020, juga dibahas pelaksanaan program kerja bidang pembinaan anggota muda tahun 2020 diantaranya adalah Jambore Daerah Riau ke-V yang rencananya tetap dilaksanakan jika wabah pandemi covid-19 membaik, dan satu kegiatan partisipasi Pertemuan Pramuka Berkebutuhan Khusus (PPBK) Nasional tahun 2020 yang akan dikoordinasikan dengan Pimpinan Kwarda Riau.